KONTENBOLA.COM – Era baru telah dimulai di Giuseppe Meazza. Pemilik Inter Milan, Oaktree, dikabarkan telah mengambil langkah tegas untuk merombak total kebijakan transfer klub. Imbasnya, strategi andalan CEO Beppe Marotta yang kerap mendatangkan pemain bintang secara gratis (bebas transfer) dipastikan akan sangat dibatasi.
Selama beberapa musim terakhir, Marotta sukses membangun skuad kompetitif dengan mendatangkan nama-nama seperti Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, hingga Mehdi Taremi secara cuma-cuma. Namun, hasil audit Oaktree menunjukkan bahwa strategi ini tidak sustainable (berkelanjutan) untuk jangka panjang.

Alasannya jelas: pemain bebas transfer umumnya menuntut biaya penandatanganan (signing-on fee) yang membengkak, komisi agen yang luar biasa besar, dan membebani tagihan gaji klub dengan usia rata-rata skuad yang semakin menua. Oaktree menilai total biaya yang dikeluarkan sebenarnya tidak berbeda jauh dengan menebus pemain lewat biaya transfer resmi.

Ke depan, Inter Milan akan memprioritaskan perburuan pemain berusia di bawah 25 tahun yang masih berada dalam usia produktif. Fokus ini terlihat dari mundurnya Inter dalam beberapa kesepakatan agen gratis dan lebih memilih bernegosiasi lambat namun pasti, seperti upaya mereka mendatangkan Djed Spence dari Tottenham Hotspur dengan kisaran harga 35-40 juta Euro.
Rizky Ananda adalah penulis sepak bola di KontenBola.com yang berfokus pada berita bola, jadwal pertandingan, hasil laga, kabar transfer, dan ulasan klub. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang ringan, jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca Indonesia.



Leave a Reply