KONTENBOLA.COM – Drama politik di internal FIFA memasuki babak baru setelah digelarnya crisis meeting yang melibatkan sang presiden, Gianni Infantino, bersama para anggota komite eksekutif (Exco) dan sekretaris jenderal. Pertemuan luar biasa ini digelar menyusul gelombang protes atas proposal kontroversial FIFA Forward Enterprise yang diajukan Infantino.

Dalam rapat tersebut, Infantino secara resmi menyampaikan permohonan maaf tertulis kepada 211 asosiasi anggota FIFA. Langkah ini memicu putaran balik (U-turn) dari sejumlah federasi yang sebelumnya sempat mencabut dukungan. Kini, posisi Infantino dinilai kembali aman untuk menyelesaikan masa jabatannya hingga pemilihan presiden baru beberapa bulan mendatang.

Kendati demikian, UEFA selaku badan sepak bola Eropa tetap mengambil sikap tegas. UEFA menyatakan akan terus melancarkan aksi boikot terhadap seluruh kalender turnamen besar FIFA, termasuk Piala Dunia Antar-klub, jika tidak ada reformasi kepemimpinan di tubuh FIFA. Pertarungan politik ini diprediksi masih akan memanas mengingat turnamen besar FIFA baru akan bergulir dalam beberapa tahun ke depan.
Rizky Ananda adalah penulis sepak bola di KontenBola.com yang berfokus pada berita bola, jadwal pertandingan, hasil laga, kabar transfer, dan ulasan klub. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang ringan, jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca Indonesia.



Leave a Reply