"Perang Dingin" Thomas Tuchel vs Gary Neville Soal DNA Inggris

KONTENBOLA.COM – Kegagalan Timnas Inggris terus memakan korban, kali ini dalam bentuk perang urat saraf di media. Pelatih Thomas Tuchel menolak untuk dijadikan kambing hitam atas performa buruk timnya. Dalam sebuah pernyataan kontroversial, pelatih asal Jerman itu justru menyalahkan “DNA sepak bola Inggris” yang menurutnya selalu runtuh saat berada di bawah tekanan tinggi.

Tuchel secara terbuka menyebut bahwa penguasaan bola tidak ada dalam DNA Inggris, tidak seperti Spanyol, Argentina, atau Brasil. Pernyataan yang terkesan merendahkan warisan sepak bola Inggris ini langsung memicu reaksi keras, salah satunya dari legenda Manchester United, Gary Neville.

josbet situs judi bola resmi
Butuh Tempat Betting Hanya di Sini!!!

Melalui podcast The Overlap dan Daily Mail, Neville secara blak-blakan menyebut pernyataan Tuchel sebagai omong kosong. Neville justru menuding kegagalan Inggris murni karena kesalahan taktik dan pemilihan pemain dari sang pelatih.

67toto tempat betting ternyaman
Cari Tempat Betting Pasti Bayar Disini Jawabanya!!!

“Dia (Tuchel) tidak memainkan Kobbie Mainoo dan Bukayo Saka yang sangat piawai menguasai bola. Dia juga mencadangkan Phil Foden, Adam Wharton, Cole Palmer, dan Trent Alexander-Arnold. Jika Anda ingin menguasai bola, mengapa pemain-pemain paling teknikal yang Anda miliki justru ditinggalkan?” sindir Neville tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *