KONTENBOLA.COM – Kondisi internal Liverpool tengah dilanda prahara. Kabar mengejutkan datang dari jajaran manajemen tertinggi di Anfield yang memastikan bahwa CEO mereka, Michael Edwards, resmi mengundurkan diri dari jabatannya mulai musim depan.
Kepergian Edwards ini menjadi pukulan telak kedua bagi stabilitas klub dalam waktu singkat. Sebelumnya, Direktur Olahraga (Sporting Director) Liverpool, Richard Hughes, juga dipastikan hengkang ke klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal.
Alasan Kekecewaan Michael Edwards Terhadap FSG
Michael Edwards bukanlah nama sembarangan bagi publik Anfield. Ia adalah sosok pionir di balik model rekrutmen cerdas (smart recruitment) yang sukses mendaratkan bintang-bintang kelas dunia seperti Alisson Becker, Andy Robertson, Roberto Firmino, hingga Sadio Mane. Setelah sempat menjabat sebagai Direktur Olahraga, Edwards dipromosikan kembali untuk mengisi kursi CEO.

Namun, pengunduran diri Edwards disebut-sebut dipicu oleh rasa kecewa mendalam terhadap pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG). Saat Edwards dibujuk untuk kembali ke Liverpool, salah satu janji utama yang disepakati adalah transformasi Liverpool untuk mengikuti tren multiclub ownership (kepemilikan banyak klub) secara global, layaknya yang dilakukan City Football Group (CFG) atau BlueCo (konsorsium pemilik Chelsea).
Meski Edwards telah menginisiasi beberapa potensi akuisisi klub di luar negeri untuk memperluas jaringan pencarian bakat Liverpool, pihak FSG tidak kunjung merealisasikan janji tersebut. Kekecewaan inilah yang akhirnya membuat Edwards mantap meletakkan jabatannya. Sebagai gantinya, Direktur Operasional Sepak Bola, Mike Gordon, ditunjuk sebagai suksesor internal.
Fakta Rahasia: Jet Pribadi Demi Membujuk Kylian Mbappe
Di tengah kabar mundurnya Edwards, terungkap pula sebuah rahasia besar pada masa kepelatihan Jurgen Klopp. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Klopp membongkar betapa seriusnya niat Liverpool, yang dipelopori oleh dirinya dan Michael Edwards, untuk mendatangkan megabintang Prancis, Kylian Mbappe.
Saking seriusnya, Klopp dan Edwards bahkan sampai menyewa sebuah pesawat jet pribadi khusus untuk mengakomodasi Mbappe beserta keluarganya. Agar upaya pendekatan ini tidak tercium oleh media dan memicu kenaikan harga pasar sang pemain, mereka sengaja hanya menerbangkan pesawat tersebut berputar-putar di udara sambil melakukan lobi dan negosiasi di dalamnya.

Meskipun usaha tersebut pada akhirnya gagal karena Mbappe lebih memilih bertahan di PSG, fakta ini membuktikan betapa besarnya ambisi dan dedikasi manajemen Liverpool era Klopp-Edwards dalam membangun skuad impian di Anfield.
Rizky Ananda adalah penulis sepak bola di KontenBola.com yang berfokus pada berita bola, jadwal pertandingan, hasil laga, kabar transfer, dan ulasan klub. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang ringan, jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca Indonesia.



Leave a Reply